Sholat Sambil Dangdutan


Hadeuhhhhhhhh…siapa yang tidak geram coba, ditengah keheningan dan kekhusukan sholat berjamaah, tiba-tiba terdengarlah suara ‘najis’ tersebut, ya lagu dangdut dengan penyanyi wanita yang tidak saya kenal siapa dan apa judul lagunya, karna saya emang tidak doyan musik apapun..

Lagu dangdut yang berasal dari nada dering henpon tersebut terdengar begitu jernih dan memecah keheningan dan kekhusukan jamaah, dan bercampur baur dengan bacaan alquran yang dibaca imam masjid di depan. Anehnya lagi yang punya henpon seakan cuek bebek dan tidak bereaksi apapun untuk menghentikan nada tersebut, makin parah karna yang nelpon terus menggeber nomor si empunya henpon, jadilah nada dering tersebut seakan tidak ada henti-hentinya, dari rakaat pertama hingga rakaat terakhir sholat maghrib. Benar-benar sholat maghrib sambil dangdutan !!!!!!


Maka tidak heran, begitu imam salam kedua, jamaah ibu-ibu tanpa dikomando langsung berdiri serentak, dan melongok dibalik hijab sambil setengah berteriak menumpahkan kekesalannya ‘henpon siapa itu??’ …. sang ‘tersangka’ pun berjalan keluar masjid dengan wajah merah, diiringi ’semprotan’ ibu-ibu yang kesal gak ketulungan.” gak liat apa tulisan segede itu di depan??mata lo kemana???” *%#@!!#@&^??%%%.

Berbagai reaksi dan komentarpun bermunculan, ada yang mengulang sholatnya karna merasa tidak khusuk tadinya. Ada juga yang berkomentar, ‘harusnya dia hentikan sholatnya, dan terima henpon diluar’.

Kejadian seperti di atas bukan hal yang asing lagi, sebagai dampak maraknya penggunaan henpon di seluruh lapisan masyarakat, sehingga musholla/masjid di pelosok kampungpun tak luput dari kasus begini. Bahkan boleh jadi henpon kita sendiri yang berbunyi ketika sholat, baik ketika sholat berjamaah ataupun sendiri. Lalu bagaimana seharusnya sikap kita jika henpon kita berdering ketika sholat???

Berikut saya kutipkan pendapat ulama berkaitan dengan kejadian seperti ini :

Setiap muslim wajib untuk bertaqwa kepada Allah dalam setiap hal. Wajib pula bagi kaum muslimin untuk berusaha khusyuk dalam shalat dengan menjauhkan hal-hal yang bisa memalingkan hatinya dari kesibukan shalat. Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam berkata:

إن في الصلاة لشغلا

“Sungguh, shalat itu sangatlah sibuk” (Muttafaqun ‘Alaih)

Diantara usaha untuk mencapai kekhusyukan adalah mematikan handphone, atau membuatnya silent. Karena jika tidak demikian, handphone tersebut bisa menimbulkan kegelisahan bagi jama’ah shalat atau bahkan gangguan. Jika Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam saja pernah teralihkan perhatiannya gara-gara sebuah khamishah(selimut hitam) sehingga berkurang kekhusyukan beliau, maka bagaimana lagi dengan suara ringtone yang nyaring dan mengganggu tersebut? Tidak ragu lagi bahwa ringtone tersebut lebih menganggu dan lebih mengurangi kekhusyukan.

Jika Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, sebagaimana dalam riwayat Imam Ahmad, beliau melarang kita mengeraskan suara bacaan Qur’an kita ketika ada yang sedang shalat, maka bagaimana lagi dengan suara ringtone handphone?

Maka, jika seseorang sengaja tidak mematikan -atau tidak mengeset silent- handphone-nya, ia telah melakukan perbuatan yang paling minimal makruh hukumnya. Dan bahkan terkadang bisa sampai kepada tingkatan haram.

Namun jika memang lupa untuk mematikannya, maka tentu tidak ada dosa baginya. Lalu, yang semestinya ia lakukan adalah segera mematikan suara handphone-nya, walaupun sedang shalat. Karena beberapa gerakan kecil ini sama sekali tidak mempengaruhi keabsahan shalatnya.

Adapun jika ringtone tersebut berupa lagu barat atau berupa nada-nada musikal, maka tidak ragu lagi keharamannya. Karena alat musik dan nyanyian itu haram hukumnya berdasarkan sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam:

ليكونن من أمتي أقوام يستحلون الحر والحرير والخمر والمعازف

“Sungguh akan ada diantara umatku yang akan menghalalkan zina, sutra, khamr, dan alat musik” (HR. Bukhari).

Wallohua’lam bis showab.

Sumber Fatwa dari sini
Terima kasih telah membaca artikel tentang Sholat Sambil Dangdutan di blog TEGAK DI ATAS SUNNAH jika anda ingin menyebar-luaskan artikel ini dimohon untuk mencantumkan link sebagai Sumbernya, dan bila artikel ini bermanfaat silahkan bookmark halaman ini di web browser anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.

Artikel terbaru :